Hasil Penelitian, Polusi Udara Benzene Dapat Memicu Penyakit Leukimia
loading...
Seputar Kesehatan - Leukimia atau kanker darah adalah jenis kanker yang sering menyerang
anak-anak. Meski ada banyak faktor yang bisa memicu serangan namun
penelitian baru-baru ini menemukan petunjuk ke arah polusi udara
terutama pada senyawa benzene.
Denis Hemon dari Institute
National de la Sante et de la Recherche Medical (INSERM) di Paris
mengatakan makin banyak bukti yang membuat polusi udara sebagai faktor
leukima.
Hal tersebut ia katakan setelah melihat data 2.760 anak yang
mempunyai leukimia dan membandingkannya dengan data 30 ribu anak sehat
sepanjang tahun 2002 sampai 2007.
Untuk melihat dampak polusi
udara terhadap prevalensi kanker dalam penelitian Hemon membuat patokan
jarak rumah tinggal, angka kejadian, dan konsentrasi polutan yang ada.
Hasilnya anak yang tinggal sekitar 150 meter dari jalanan utama ternyata
memang lebih banyak yang mengidap kanker karena tingkat polutannya
lebih tinggi daripada anak yang tinggal 500 meter dari jalan utama.
"Secara keseluruhan kami menemukan ada kaitan," kata Hemon seperti dikutip dari Reuters.
Hal
sama juga diutarakan oleh Marco Vinceti dari Universita di Modena e
Reggio Emilia di Itali. Studi yang ia lakukan membandingkan polutan di
udara yang terbagi atas partikulat (debu halus) dan gas termasuk benzene
dengan kaitannya terhadap kanker.
"Studi kami juga menemukan
asosiasi yang sama terhadap leukimia. Kami melihat partikulat serta
benzene, dan hasilnya tak ada kaitan untuk partikulat (terhadap kanker
-red)," kata Vincenti.
Dalam paparan jangka pendek benzene
diketahui dapat menyebabkan rasa kantuk, pusing, dan sakit kepala.
Menurut Environmental Protection Agency paparan jangka panjangnya bisa
mengganggu jumlah darah dalam tubuh.

Post a Comment