Header Ads

Tips Cerdas Agar Tanaman Cepat Berbuah dan Sehat

loading...
Hasil Panen Anggur, Manfaat Anggur
Tanaman Berbuah - Jika Tanaman Buah Anda sering mengalami kegagalan dalam berbuah, atau tanaman yang sudah saatnya berbuah namun belum kunjung berbuah, dapat diketahui penyebabnya. Agar tanaman cepat berbuah dapat dilakukan dengan jalan mengatur keseimbangan C/N ratio dalam tanaman tersebut. C/N ratio ini mempengaruhi fase vegetatif dan fase reproduktif dalam tanaman. C adalah jumlah karbohidrat dalamdaun dan N adalah jumlah nitrogennya. C/N ratio yang tinggi sangat diperlukan untuk pembentukan bunga dan buah.

Dengan C/N ratio yang tinggi maka akan terjadilah penumpukan karbohidrat, yang akhirnya akan terbentuklah bunga dan buah. C/N ratio ini dapat diatur dengan cara: 
  1. Pemangkasan 
  2. Pelilitan/pencincinan/pengikatan 
  3. Pelukan batang, akar, atau umbi 
  4. Pemotesan ujung tunas cabang (phinching)
Pemangkasan
Pemangkasan dapat dilakuka menjadi tiga, yaitu pemangkasan ringan, sedang, dan berat. Pemangkasan ringan yaitu pemangkasan yang dilakukan dengan tujuan untuk membuang ranting-ranting yang tidak produktif. Biasanya ini dilakukan pada tanaman buah supaya tunas-tunas produktif lebih cepat menghasilkan buah.

Pemangkasan sedang bisanya dilakukan pada tanaman anggur, apel, jeruk, dan sebagainya. Yaitu pemangkasan cabang-cabang yang rusak dan ujung-ujung cabang agar lebih cepat berbuah. Pemangkasan berat biasanya dilakukan dengan tujuan untuk meremajakan kembali tanaman yang lebih tua, sehingga buahnya bisa menjadi lebat kembali. Selain itu pemangkasan berat juga dapat dilakukan dengan tujuan untuk memperpendek tanaman, sehingga mudah untuk dipetik kala berbuah. Pada pemangkasan berat ini pohon-pohon benar-benar di pangkas, hingga tinggal batang pokok dan cabang-cabang sekundernya saja. Biasanya ini dilakukan untuk meremajakan pohon-pohon jambu biji, belimbing, nangka dan sebaginya.

Namun pemangkasan berat tidak boleh dilakukan pada tanaman yang regenerasinya lambat, seperti pohon duku, durian, manggis. Untuk melakukan pemangkasan harus memperhatikan kondisi lingkungan dan kondisi tanaman itu sendiri.

Terutama untuk pemangkasan berat, sebaiknya dilakukan pada akhir musim kemarau atau awal musim hujan. Sebab suhu udara pada saat itu tidak terlampau tinggi, sehingga penguapan cairan dalam tanaman pun tidak telalu tinggi. Dan dengan demikian tunas-tunas baru akan lebih cepat tumbuh.

Tanaman yang dianjurkan untuk diadakan pemangkasan secara teratur antara lain tanaman apel, anggur, jeruk, dan alpokat.

Pelilitan Pencicncinan/Pengikatan
Ini merupakan cara tradisional yang sering dilakukan oleh nenek moyang kita. Tujuan dari melilit pohon, adalah utuk mempercepat proses pembuahan. Ada beberapa tanaman yang buahnya akan tumbuh akibat dilakukan pelilitan antara lain, tanaman nangka, sirsak, mangga dan tanaman lain.

Batang tanaman yang dililit bisa pada batang primernya maupun pada batang sekundernya. Alat yang biasanya digunakan sebagai lilitan adalah kawat. Kawat ini dililitkan pada batang dengan kencang. Setelah tanaman berbunga, kawat lilitan dapat dilepas. 

Pelupakan Batang, Akar atau Umbi
Pelukan merupakan cara yang sudah lama pula dilakukan. Tetapi bila tidak hati-hati melakukannya tanaman akan mati karenanya. Untuk tu bila masih ada cara lain, gunakan cara lain dulu.  Mengapa dengan cara dilukai tanaman buah-buahan akan lebih cepat berbuah? Dengan pelukan ini penganggkutan zat-zat makanan terutama pengangkutan hasil fotosintesis ke bagian akar menjadi terganggu. Sehingga terjadilah pemusatan zat-zat makanan ke cabang-cabang dan dedaunan. Pemusatan ini akan mendorong proses pembungaan untuk lebih cepat terjadi, yang kemudian diikuti dengan proses pembuahan.

Cara pelukan adalah seperti mencangkok, yaitu sampai kambiumnya hilang. Lebar pelukan kira-kira 10-20 cm ke sekeliling batang tanaman. Sedangkan untuk cara pencacahan kulit tanaman buah-buahan dilukai dengan tidak teratur.

Pemotesan Ujung Tunas
Pemotesan ujung tunas cabang sebenarnya bisa juga dimasukan dalam pemangkasan.Tetapi karena yang dipangkas hanya ujung-ujung tunasnya saja,maka tidak dibicarakan dalam pemangkasan. dalam pemotesan ini yang dipangkas hanya ujung-ujung tunasnya saja.

Sehingga pertumbuhannya memanjang dari cabang-cabang dapat dihambat. Dengan demikian zat-zat hara yang digunakan untuk membentuk tunas -tunas cabang bisa ditimbun untuk pembentukan buah. Pemotesan ini dapat dilakukan pada tanaman jambu-jambuan, terutama jambu biji, advokat, jambu monyet, kedondong, dan sebagainya.

Demikian cara membuat tanaman cepat berbuah. Semoga bermanfaat.
Diberdayakan oleh Blogger.