Ini Kebiasaan Jelek Orang Indonesia Yang Menjadi Incaran Penyakit Stroke
loading...
Dampak Buruk Kesehatan - Semakin tahun penderita stroke di Indonesia semakin banyak. Tak hanya menyerang orang tua, tetapi juga mengincar orang-orang usia produktif. Gaya hidup tak sehat serta kebiasaan jelek yang menjadi biang keladinya. “Peningkatan kasus stroke karena pola hidup orang Indonesia yang semakin buruk,” jelas dr Darma Imran, SpS(K), dari Divisi Neuro Infeksi dan Imunologi, Departemen Neurologi FKUI-RSCM. Menurut dr Darma, kebiasaan-kebiasaan tersebut antara lain:
Pola Makan yang Buruk
Orang Indonesia sangat suka makan makanan tinggi karbohidrat yang menyebabkan kasus diabetes meningkat, juga sangat doyan makanan berlemak terutama gorengan, jeroan dan daging-dagingan. Makanan tinggi lemak bisa memicu hiperlipidemia (tingginya kadar lemak atau lipid dalam darah) dan kolesterol tinggi, yang juga merupakan faktor risiko stroke. Dan yang tak kalah banyaknya adalah konsumsi banyak garam yang menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi), yang juga salah satu faktor risiko stroke.
Kurang Olahraga
“Sudah makannya nggak karuan, jarang bisa berolahraga lagi. Aktivitas yang sangat rendah ini juga jadi kebiasaan buruk yang menyebabkan stroke,” kata dr Darma.
“Sudah makannya nggak karuan, jarang bisa berolahraga lagi. Aktivitas yang sangat rendah ini juga jadi kebiasaan buruk yang menyebabkan stroke,” kata dr Darma.
Stres
Stres yang berhubungan dengan masalah pribadi, keluarga atau pekerjaan dapat menggangu metabolisme yang nantinya meningkatkan tekanan darah sehingga memicu stoke. Setiap orang memang memiliki beban hidup masing-masing, namun sebaiknya atasi stres dengan cara yang tepat sebelum menimbulkan masalah pada kesehatan, misalnya dengan berlibur atau melakukan kegiatan menyenangkan lainnya.
Merokok
Merokok terbukti meningkatkan risiko stroke dan gangguan pembuluh darah lainnya 2-3 kali lipat. Hal ini menjadi lebih nyata pada penderita hipertensi dan diabetes. Merokok menimbulkan pengerasan pembuluh darah dan memicu timbunan plak dalam pembuluh darah. Hal ini terbukti bagi perokok aktif maupun pasif. “Rokok dan alkohol juga memudahkan timbulnya stroke,” tutup dr Darma.

Post a Comment