Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Nyamuk Sangat Suka Menggigit Manusia
loading...
Ternyata terungkap alasan kenapa nyamuk menggigit dan menghisap darah
manusia. Bahkan ada penjelasan khusus kenapa nyamuk lebih suka
menggigit si A dari pada si B, dan seterusnya.
Terlepas dari
memang kodratnya menghisap darah, menurut penelitian, ternyata nyamuk
tidak sembarang pilih-pilih mangsa. Binatang kecil penghisap darah ini
tertarik terhadap sesuatu yang khusus sebelum melakukan aksinya.
Dikutip dari penelitian yang diulas di Smithsonianmag, ada
beberapa faktor yang menyebabkan nyamuk menggigit seseorang.
faktor-faktor tersebut antara lain.
Golongan darah
Dikarenakan
darah manusia dapat diibaratkan sebagai lumbung protein raksasa, oleh
karena banyak nyamuk lebih suka menyerang manusia dibandingkan hewan.
Menurut
penelitian, orang dengan darah O lebih cenderung sering mendapatkan
gigitan nyamuk dibandingkan dengan orang-orang dengan golongan darah A.
Golongan
darah tersebut dapat terdeteksi karena secara tidak sadar, manusia
mampu mengeluarkan sinyal senyawa dari golongan darah mereka melalui
kulit.
Apabila golongan darah O lebih rentan diserang nyamuk dan
golongan darah A lebih sedikit, untuk posisi tengah diduduki oleh
orang-orang dengan golongan darah B.
Emisi karbondioksida
Semakin
berumur seseorang dan semakin besar ukuran tubuhnya, menurut
penelitian, emisi karbondioksida yang dikeluarkan melalui nafas juga
semakin besar pula.
Nyamuk dapat dengan mudah mencari mangsa
dengan cara mengidentifikasi emisi karbondioksida dari nafas. Sebuah
penelitian pernah mengungkapkan bahwa nyamuk dapat mendeteksi emisi
karbondioksida dari jarak sejauh 164 kaki atau sekitar 50 meter.
Oleh karenanya, orang dewasa lebih sering digigit nyamuk dibandingkan bayi atau anak-anak.
Metabolisme dan panas tubuh
Selain
mengeluarkan emisi karbondioksida, manusia juga menghasilkan
senyawa-senyawa lain yang digunakan oleh nyamuk sebagai indikator.
Ketika
seseorang memiliki aktivitas padat, tidak jarang mereka akan
berkeringat. Dari keringat tersebutlah, muncul asam lactid, asam uric,
amoniak dan senyawa lainnya.
Dari bau senyawa tersebutlah maka nyamuk dapat mengidentifikasi di mana letak 'makanan' mereka.
Selain golongan darah, emisi karbondioksida yang dikeluarkan manusia
ketika bernafas dan metabolisme serta suhu tubuh, ternyata masih ada
beberapa hal yang menjadikan nyamuk tertarik untuk menjadikan manusia
sebagai 'mangsa.'
Bakteri pada kulit
Dipercaya atau tidak, kulit
manusia memiliki banyak sekali bakteri yang hidup di permukaannya.
Bakteri-bakteri yang ada di permukaan kulit manusia sangat beragam.
Dari
beragamnya bakteri tersebut, ada koloni khusus yang selalu menarik
perhatian nyamuk. Setelah mengetahui adanya bakteri penarik perhatian
tersebut, nyamuk akan hinggap di kulit manusia.
Setelah hinggap
dan mendeteksi adanya 'makanan' berupa darah di bawah kakinya, maka
dengan cepat makhluk kecil ini akan menancapkan 'jarum' mereka ke kulit
manusia.
Minuman beralkohol
Menurut sebuah
penelitian, apabila seseorang meminum minuman beralkohol, maka akan
meningkatkan kadar ethanol dalam keringat. Selain kadar ethanol
meningkat, temperatur tubuh juga naik.
Penelitian lain juga
mengungkapkan bahwa seseorang dengan temperatur tubuh tinggi, suhu
badannya panas, akan lebih disukai oleh nyamuk.
Wanita hamil
Banyak
penelitian yang dilakukan dengan hasil sama yaitu wanita hamil lebih
disukai oleh nyamuk dibandingkan wanita biasa atau juga pria. Hal
tersebut dikarenakan, wanita hamil menghasilkan 21 persen emisi
karbondioksida lebih tinggi dibandingkan manusia lain.
Selain
itu, suhu tubuh wanita yang sedang hamil juga lebih tinggi sekitar 1,26
derajat Fahrenheit (-17,2 derajat Celcius) dibandingkan dengan wanita
yang tidak hamil atau juga pria.
Warna pakaian
Mungkin
agak sedikit aneh apabila mengatakan bahwa nyamuk dapat menemukan
'mangsa' dari warna pakaian yang dikenakan seseorang. Namun, sebuah
penelitian mengungkapkan bahwa selain indera penciuman, nyamuk juga
menggunakan penglihatannya dalam mencari sasaran.
Menurut James
Day, seorang medical entomologist dari University of Florida menyatakan
bahwa nyamuk lebih mudah mendeteksi dan tertarik dengan korban yang
menggunakan warna pakaian dengan warna hitam, biru tua dan merah
daripada warna lainnya.
So, dari penjelasan di atas,
dapat Anda simpulkan apa saja yang dapat menarik perhatian nyamuk dan
kenapa mereka menyerang manusia selain karena kodratnya memang menghisap
darah. Dwi Andi Susanto

Post a Comment