Manfaatkan Daun Sembung Untuk Alternatif Pengobatan Tradisional
loading...
Apa yang biasa kita lakukan ketika tiba-tiba terserang sakit ringan
seperti flu? Bersin-bersin dan sakit kepala yang hebat melanda, disertai
batuk berdahak yang membuat tenggorokan sakit. Jika sedang mengalami
hal tersebut, biasanya kita akan segera mencari persediaan obat yang
kita simpan, entah di lemari atau di kotak obat khusus.
Kita menelan pil tersebut atau meminum cairan obat yang telah dikenal
ampuh untuk menyembuhkan flu. Hal itu memang cara yang tepat untuk
mengatasinya, namun tahukah Anda bahwa ada obat alamiah yang juga ampuh
untuk mengatasi flu? Tanaman tradisional ini telah terbukti khasiatnya
dari sejak zaman nenek moyang kita, yaitu daun sembung.
Mungkin ada banyak dari Anda yang belum mengetahui apa itu daun
sembung. Daun sembung mempunyai nama ilmiah Blumea balsamifera dan
termasuk tanaman perdu atau semak. Biasanya daun sembung tumbuh liar di
dataran-dataran rendah dan tersebar d Indonesia dan seluruh Asia
tenggara. Selain nama sembung, di Indonesia tanaman ini mempunyai
bermacam-macam nama. Di Sunda, orang menyebutnya sembung utan, di Madura nama yang dikenal adalah kamandhin, di Sumatra, capa atau capo lebih dikenal, sementara di Ternate, sembung disebut dengan apompase atau mandikapu.
Manfaat Daun Sembung untuk Obat
Bagaimana bentuk daun sembung itu sendiri? Tanaman perdu ini biasanya
tumbuh hingga mencapai tinggi 4 m. Tegak lurus dan mempunyai rambut
halus. Daun di bagian bawah tanaman ini bertangkai, sementara bagian
atasnya berseling-seling daun yang merunduk dengan bentuk bundar seperti
telur dan lonjong. Bagian pangkal daun dan ujungnya lancip,
pinggirannya bergerigi. Pada tangkai daunnya sendiri biasanya terdapat
dua sampai 3 daun tambahan. Bagian atas permukaan daunnya sedikit kasar,
tetapi bagian bawahnya halus bagai beludru. Sembung mempunyai bunga
berwarna kuning yang muncul di pucuk cabangnya.
Bagian tanaman sembung yang biasanya digunakan untuk pengobatan
adalah bagian akar dan daun, baik dalam keadaan segar atau saat sudah
kering. Kandungan senyawa kimia di dalam daun sembung adalah limonene,
cineole, borneol, glukosida, dimethyl ether phloroacetophenone, asam
palmitin, alkohol sesquiterpen, minyak siri dan juga zat yang bergetah
yang digunakan untuk kapur barus. Khasiatnya? Sebagai penambah nafsu
makan, obat sakit perut, pengencer darah, obat batuk, pereda nyeri haid, dan juga luka luar seperti gatal-gatal dan bisul. Untuk penyakit paru-paru seperti bronkhitis pun, daun sembung sangat berguna sebagai obat.
Daun sembung sebagai obat diare
Kegunaan yang paling sering dimanfaatkan dari daun sembung adalah
khasiatnya dalam membantu masalah pencernaan. Jika seseorang mempunyai masalah sakit perut atau diare, inilah yang harus dilakukan:
- Ambil segenggam daun sembung, cuci dengan air bersih. Potong menjadi beberapa bagian kecil. Rebus irisan daun dengan 3 gelas air hingga hanya tersisa setengahnya. Tambahkan madu untuk mengurangi rasa pahit. Biasanya ramuan ini diminum tiga kali sehari, dengan porsi 2 ½ gelas setiap kali minum.
Daun sembung sebagai obat flu serta batuk
Seperti telah disebutkan di awal, daun sembung sangat berkhasiat saat
seseorang sedang mengalami flu dan juga batuk. Untuk menyembuhkan
penyakit ini, silakan simak tata cara berikut:
- Sediakan ¼ genggam daun sembung, Pulo sari sebesar satu jemari, Setengah sendok adas, ¼ genggam kayu angin, 1/3 genggam daun bayam duri. Cuci semua bahan dengan air bersih. Rebus bahan dengan 4 gelas air hingga tersisa separuh. Ramuan ini sebaiknya diminum secara rutin di pagi dan sore hari sampai benar-benar sembuh.
Daun sembung sebagai pereda nyeri haid
Bagi wanita yang sedang kedatangan tamu bulanan, nyeri yang terasa
kadang tidak tertahankan. Daun sembung bisa membantu untuk mengurangi
rasa nyeri tersebut.
Berikut langkah-langkahnya:
- 5 helai daun sembung,
- 5 biji kedaung,
- Semua dipanggang dan lalu dihaluskan,
- Rebus dengan air bersih sebanyak 2 gelas,
- Diamkan hingga tersisa 1 gelas,
- Saring dan ambil air hasil rebusan.
Ramuan ini baik diminum setelah sudah dingin. Niscaya nyeri haid akan mereda.
Daun sembung sebagai perangsang nafsu makan
Saat Anda merasa tidak mempunyai nafsu makan, daun sembung pun bisa membantu.
Berikut cara-caranya:
- Siapkan 6 lembar daun sembung,
- Rebus di air sebanyak 2 gelas,
- Diamkan hingga yang tersisa adalah 1 ½ gelas,
- Saring dan ambil air rebusan.
Ramuan ini bisa diminum setiap hari, pagi dan sore. Jika dirasa terlalu pahit, Anda bisa menambahkan sedikit madu di dalamnya.
Akar sembung sebagai obat rematik sendi
Bukan cuma daunnya, bagian akarnya juga bermanfaat sebagai obat
tradisional. Saat terkena nyeri di sendi karena rematik, akar sembung
berkhasiat untuk mengobatinya.
Caranya adalah:
- Sediakan akar sembung sebanyak 30 gram,
- Sediakan juga 60 gram daun gandarusa,
- Cuci bersih kedua bahan tersebut,
- Rebus dengan air sebanyak tiga gelas,
- Biarkan sampai sisa air rebusan hanya satu gelas.
- Saring dan ambil air hasil rebusan.
Ramuan obat ini sebaiknya diminum sebanyak dua kali dalam sehari. Minumlah sebanyak sekitar 2 ½ gelas.
Demikianlah beberapa khasiat dan kegunaan daun sembung. Sebenarnya masih banyak kegunaannya yang lain, seperti mengobati maag dan nyeri dada. Bahkan cacingan
pun juga bisa diatasi dengan tanaman ini. Pada dasarnya cukup dengan
merebus akar atau daunnya saja, Anda akan sudah mendapatkan ramuan obat
tradisional yang menyehatkan dan yang pasti jauh lebih murah daripada
membeli obat di apotek. Jika merasa terlalu pahit, madu adalah tambahan
yang sehat untuk menambah rasa.

Post a Comment