Inilah 12 Tanda - Tanda Seorang Pria Sedang Depresi Berat Yang Perlu Untuk Diketahui
loading...
Penelitian telah menunjukkan bahwa pecandu alkohol hampir dua kali lebih mungkin menderita depresi berat.
Tips Sehat - Depresi bisa menyebabkan kesedihan mendalam dan hilangnya minat pada hal-hal yang disukai.
1. Terlalu banyak atau justru kurang tidur
Gangguan tidur misalnya insomnia, bangun terlalu pagi atau tidur terlalu lama merupakan gejala umum depresi. Kondisi ini paling umum yang dikeluhkan para pria saat berkonsultasi dengan dokter. “(Beberapa orang) tidur 12 jam sehari dan masih saja merasa kurang atau malah bangun setiap dua jam sekali,” kata Cook.
2. Sakit perut atau punggung
Masalah kesehatan seperti diare atau sembelit sama halnya dengan sakit kepala, merupakan kondisi umum yang terjadi pada orang depresi. Namun, para pria seringkali tak menyadari bahwa nyeri kronis dan gangguan pencernaan berhubungan dengan depresi.
3. Sensitif
Menurut Cook, para pria merasa sensitif karena memiliki pemikiran yang negatif.
4. Sulit konsentrasi
Mundurnya psikomotorik bisa memperlambat kemampuan pria memproses informasi. Berpikir negatif tentang kehidupan bisa membuat diri sangat sulit fokus pada sesuatu.
5. Mudah marah
Berbeda dengan sensitif, marah merupakan emosi yang lebih kuat. Sementara sensitif lebih pada sifat mudah tersinggung. Sussman mengatakan, amarah merupakan hasil depresi yang dialami dan perasaan tertekan baik oleh teman ataupun keluarga.
6. Stres
Penelitian memperlihatkan, stres berkepanjangan bisa memicu perubahan pada tubuh dan otak, sehingga berdampak pada depresi. “Merasa stres bisa menjadi indikator seseorang mengalami depresi klinis,” kata Cook
7. Cemas
Penelitian menunjukkan, terdapat hubungan kuat antara gangguan kecemasan dan depresi. Dibandingkan wanita, pria mungkin tak mudah merasa cemas. Namun, lebih mudah bagi kaum adam mengakui dirinya cemas ketimbang sedang merasa sedih.
8. Disfungsi ereksi
Depresi merupakan alasan umum terjadinya disfungsi ereksi pada pria. Namun, seringkali pria tak mengakui hal ini. “Masalah performa dalam hubungan seksual bisa berasal dari depresi dan hal ini bisa membuat depresi semakin buruk,” tutur Cook.
9. Mudah lelah
Mereka yang depresi mengalami perubahan secara fisik dan emosi. Penderita bisa saja merasa mudah lelah karena mundurnya kemampuan psikomotorik atau kemampuan dalam berpikir. Ketimbang wanita, para pria cenderung dilaporkan merasa mudah lelah.
10. Tak bisa ambil keputusan
Beberapa orang secara alami membutuhkan waktu lebih lama memutuskan sesuatu. Namun, bila kondisi ini tiba-tiba terjadi, sebaiknya anda waspada. Melambatnya anda membuat keputusan bisa menjadi tanda depresi tengah melanda.
11. Berpikir untuk bunuh diri
Wanita lebih mungkin untuk mencoba bunuh diri, tetapi pria empat kali lebih mungkin meninggal jika mereka mencoba bunuh diri. Salah satu alasannya adalah pria cenderung memilih metode yang lebih mematikan. “Mereka lebih sering menggunakan senjata api dan meninggal saat pertama kalinya mereka mencoba bunuh diri,” kata Cook.
12. Salahgunakan zat
Penyalahgunaan zat sering menyertai depresi. Penelitian telah menunjukkan bahwa pecandu alkohol hampir dua kali lebih mungkin menderita depresi berat.
Sementara itu, pegulat sekaligus aktor Dwayne “The Rock” Johnson mungkin hidup dalam kondisi yang diimpikan banyak orang, sukses dalam karir. Namun, sama halnya dengan orang pada umumnya, ia juga pernah terjatuh dalam kondisi depresi. Johnson (43), berkisah, saat berusia 23 tahun, karirnya sebagai pesepakbola harus berakhir. Depresi pun menderanya. “Saat mengalami depresi, satu hal yang harus anda sadari ialah anda tak sendiri. Anda bukan yang pertama merasakannya, anda bukan yang terakhir merasakannya. Saya berharap saat itu, ada seseorang yang berada di sisi saya dan berkata,” Hei, ini akan baik-baik saja,” kata Johnson.
Bagi dia, saat depresi melanda, senjata penting untuk menyingkirkanya ialah keimanan. “Jaga kualitas iman, dan di sisi lain rasa sakit anda itu mungkin sesuatu yang bagus,” kata Johnson.
Di Amerika, lebih dari 6 juta orang laki-laki mengalami depresi setiap tahunnya. Di bandingkan perempuan, laki-laki cenderung kurang berminat mencari pengobatan untuk berbagai alasan. “Terkadang hal tersulit bagi kami, para pria, ialah meminta bantuan,” pungkas Johnson.
Penulis: Andre Nuno
Tips Sehat - Depresi bisa menyebabkan kesedihan mendalam dan hilangnya minat pada hal-hal yang disukai.
1. Terlalu banyak atau justru kurang tidur
Gangguan tidur misalnya insomnia, bangun terlalu pagi atau tidur terlalu lama merupakan gejala umum depresi. Kondisi ini paling umum yang dikeluhkan para pria saat berkonsultasi dengan dokter. “(Beberapa orang) tidur 12 jam sehari dan masih saja merasa kurang atau malah bangun setiap dua jam sekali,” kata Cook.
2. Sakit perut atau punggung
Masalah kesehatan seperti diare atau sembelit sama halnya dengan sakit kepala, merupakan kondisi umum yang terjadi pada orang depresi. Namun, para pria seringkali tak menyadari bahwa nyeri kronis dan gangguan pencernaan berhubungan dengan depresi.
3. Sensitif
Menurut Cook, para pria merasa sensitif karena memiliki pemikiran yang negatif.
4. Sulit konsentrasi
Mundurnya psikomotorik bisa memperlambat kemampuan pria memproses informasi. Berpikir negatif tentang kehidupan bisa membuat diri sangat sulit fokus pada sesuatu.
5. Mudah marah
Berbeda dengan sensitif, marah merupakan emosi yang lebih kuat. Sementara sensitif lebih pada sifat mudah tersinggung. Sussman mengatakan, amarah merupakan hasil depresi yang dialami dan perasaan tertekan baik oleh teman ataupun keluarga.
6. Stres
Penelitian memperlihatkan, stres berkepanjangan bisa memicu perubahan pada tubuh dan otak, sehingga berdampak pada depresi. “Merasa stres bisa menjadi indikator seseorang mengalami depresi klinis,” kata Cook
7. Cemas
Penelitian menunjukkan, terdapat hubungan kuat antara gangguan kecemasan dan depresi. Dibandingkan wanita, pria mungkin tak mudah merasa cemas. Namun, lebih mudah bagi kaum adam mengakui dirinya cemas ketimbang sedang merasa sedih.
8. Disfungsi ereksi
Depresi merupakan alasan umum terjadinya disfungsi ereksi pada pria. Namun, seringkali pria tak mengakui hal ini. “Masalah performa dalam hubungan seksual bisa berasal dari depresi dan hal ini bisa membuat depresi semakin buruk,” tutur Cook.
9. Mudah lelah
Mereka yang depresi mengalami perubahan secara fisik dan emosi. Penderita bisa saja merasa mudah lelah karena mundurnya kemampuan psikomotorik atau kemampuan dalam berpikir. Ketimbang wanita, para pria cenderung dilaporkan merasa mudah lelah.
10. Tak bisa ambil keputusan
Beberapa orang secara alami membutuhkan waktu lebih lama memutuskan sesuatu. Namun, bila kondisi ini tiba-tiba terjadi, sebaiknya anda waspada. Melambatnya anda membuat keputusan bisa menjadi tanda depresi tengah melanda.
11. Berpikir untuk bunuh diri
Wanita lebih mungkin untuk mencoba bunuh diri, tetapi pria empat kali lebih mungkin meninggal jika mereka mencoba bunuh diri. Salah satu alasannya adalah pria cenderung memilih metode yang lebih mematikan. “Mereka lebih sering menggunakan senjata api dan meninggal saat pertama kalinya mereka mencoba bunuh diri,” kata Cook.
12. Salahgunakan zat
Penyalahgunaan zat sering menyertai depresi. Penelitian telah menunjukkan bahwa pecandu alkohol hampir dua kali lebih mungkin menderita depresi berat.
Sementara itu, pegulat sekaligus aktor Dwayne “The Rock” Johnson mungkin hidup dalam kondisi yang diimpikan banyak orang, sukses dalam karir. Namun, sama halnya dengan orang pada umumnya, ia juga pernah terjatuh dalam kondisi depresi. Johnson (43), berkisah, saat berusia 23 tahun, karirnya sebagai pesepakbola harus berakhir. Depresi pun menderanya. “Saat mengalami depresi, satu hal yang harus anda sadari ialah anda tak sendiri. Anda bukan yang pertama merasakannya, anda bukan yang terakhir merasakannya. Saya berharap saat itu, ada seseorang yang berada di sisi saya dan berkata,” Hei, ini akan baik-baik saja,” kata Johnson.
Bagi dia, saat depresi melanda, senjata penting untuk menyingkirkanya ialah keimanan. “Jaga kualitas iman, dan di sisi lain rasa sakit anda itu mungkin sesuatu yang bagus,” kata Johnson.
Di Amerika, lebih dari 6 juta orang laki-laki mengalami depresi setiap tahunnya. Di bandingkan perempuan, laki-laki cenderung kurang berminat mencari pengobatan untuk berbagai alasan. “Terkadang hal tersulit bagi kami, para pria, ialah meminta bantuan,” pungkas Johnson.
Penulis: Andre Nuno

Post a Comment