Header Ads

Cara Mudah Menanamkan Karakter Positif Pada Sang Anak Lewat Tokoh Idolanya

loading...
Ternyata, kita bisa membentuk karakter positif anak dan menanamkan nilai-nilai kehidupan lewat tokoh-tokoh animasi kegemaran Si Kecil! Bagaimana caranya? Simak tipsnya di sini.

Tanamkan Karakter Positif Anak
Superman, Batman, Spiderman, hingga Elsa dalam film animasi “Frozen” adalah beberapa contoh tokoh atau karakter yang jadi idola anak-anak masa kini. Terkadang saking terobsesinya dengan tokoh-tokoh tersebut, anak selalu minta dibelikan segala hal yang berhubungan dengan tokoh idolanya atau kerap membicarakannya di sepanjang hari. Tak jarang, kita pun merasa “gemas” karena polah Si Kecil tersebut. Tapi ternyata, kita bisa mengajarkan karakter-karakter positif anak lewat tokoh idolanya tersebut.

Psikolog anak Ratih Zulhaqqi, M.Psi., mengatakan bahwa kita sebagai orangtua sebaiknya tidak perlu mengomel jika anak mulai terobsesi dengan satu tokoh. “Anak-anak memiliki fase kognitif yang berkembang. Karena itu, anak-anak akan lebih mudah mengingat dan mencontoh berbagai hal menarik yang dilakukan oleh karakter favorit mereka,” ujarnya.

Pada tahap pengembangan fase kognitif, peran orangtua menjadi sangat signifikan untuk mengarahkan dan membantu Si Kecil fokus pada hal-hal positif yang ditunjukkan oleh tokoh dan karakter favoritnya. “Anak perlu diajak untuk memaknai setiap sifat positif karakter favorit mereka secara lebih nyata atau konkret sehingga ia juga dengan senang hati mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Ratih.

Berikan Contoh Konkret
Karakter-karakter positif tokoh dalam film animasi sangat efektif dalam menanamkan nilai-nilai kehidupan atau living values pada Si Kecil. “Ingat, berikanlah contoh yang konkret pada anak. Misalnya yang sedang digemari anak perempuan sekarang, Elsa dari Frozen. Karakter Elsa dalam film ini adalah berani, ia berani untuk menjadi dirinya sendiri. Atau tokoh Iron Man yang cerdas. Jelaskan padanya bahwa Tony Stark adalah seorang penemu jenius dan cerdas yang dapat menciptakan robot canggih. Tekankan padanya kalau punya karakter positif seperti itu, Si Kecil juga bisa lho bikin robot dan hal lainnya. Karena itu, penting bagi orangtua untuk ikut mendampingi anak dalam menonton kartun atau film kesukaan anak. Dengan begitu, kita bisa langsung jabarkan pada Si Kecil perihal karakter positif yang dimiliki tokoh kesukaannya,” saran Ratih.

Ajak Anak Evaluasi
Setelah menonton atau membaca buku bersama dengan anak, kita bisa ajak Si Kecil untuk mengevaluasi karakter positif tokoh tersebut. Tanyakan padanya apa hal-hal yang bisa ia ambil dari tokoh kesukaannya tersebut. Ratih menyarankan agar kita mengobrol interaktif dengan Si Kecil.

“Ajak anak kita untuk bersama-sama melihat karakter positif Si Tokoh. Misalnya, tanyakan “Dedek suka Rapunzel memangnya Rapunzel kenapa sih? Selain dia tokohnya ceria, apa lagi?”, hal-hal seperti ini akan memancing anak untuk menemukan dan menggali karakter-karakter positif yang bisa dia contoh,” ujarnya. Tunjukkan juga padanya mana karakter yang baik, mana karakter yang buruk. Dengan contoh konkret, anak akan lebih mudah menyerap “ilmu” yang kita berikan.

Terakhir, psikolog anak ini mengajak kita untuk terus konsisten dalam mengenalkan karakter positif pada anak. Kita pun tidak boleh lupa untuk terus belajar menggali karakter dan contoh yang bisa diberikan untuk anak, kemudian mengevaluasinya. “Dampingi anak, itu adalah hal yang paling penting. Kemudian, konsisten lakukan hal ini. Dengan begitu, kita tak perlu takut anak-anak akan mencontoh hal buruk dari berbagai media seperti majalah, komik, hingga televisi,” tutup Ratih mengakhiri perbincangan dengan Fimela Family.

Penulis: Fimela Family
Diberdayakan oleh Blogger.