Cara Mudah Menentukan Atau Mengetahui Masa Subur Wanita Secara Akurat
loading...
Hamil merupakan masalah waktu. Waktu yang tepat di mana sel sperma dari pria bertemu dengan sel telur dari wanita dan terjadilah pembuahan. Tahukah Anda bahwa siklus menstruasi dapat menjadi petunjuk masa subur wanita?
Tips Cepat Hamil - Jika Anda ingin cepat hamil setelah berhubungan seksual dengan pasangan Anda, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu kapan masa subur Anda. Nah, bagaimana sih caranya?
Cara menghitung masa subur wanita
Secara umum, masa subur wanita adalah saat masa ovulasi (ketika ovarium melepaskan sel telur), yaitu sekitar 12 sampai 14 hari sebelum periode menstruasi dimulai. Lima hari sebelum ovulasi merupakan masa paling subur wanita.
Karena periode menstruasi dan masa subur wanita berbeda-beda tiap individu, maka Anda harus menentukannya sendiri kapan waktu paling subur Anda. Sebagian besar wanita memiliki 28 hari siklus menstruasi, dari mulai hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi bulan berikutnya. Dan pada umumnya, rata-rata masa subur wanita adalah antara hari 10 sampai 17.
Untuk mengetahui masa subur, Anda harus menandakan siklus menstruasi Anda dan menghitung berapa lama hal tersebut berlangsung. Panjang siklus menstruasi Anda ditandai dari hari 1, yaitu hari pertama Anda haid, dan hari terakhir, yaitu hari sebelum periode menstruasi selanjutnya dimulai. Karena panjang siklus Anda dapat sedikit berbeda dari bulan ke bulan, sebaiknya Anda mencatatnya selama beberapa bulan untuk mengetahui rata-ratanya, setidaknya 8 bulan jika mungkin.
Setelah Anda mendapatkan rata-rata siklus menstruasi Anda, kurangi 18 hari dari siklus terpendek Anda. Ini adalah hari pertama Anda mungkin subur. Selanjutnya, kurangi 11 hari dari siklus terpanjang Anda. Ini adalah hari terakhir Anda mungkin subur. Berhubungan seks antara kedua tanggal ini akan memberikan kesempatan terbaik untuk hamil.
Baca Juga: Rahasia Mudah Dan Tips Mudah Untuk Cepat Hamil, Khusus Bagi Wanita Yang Susah Hamil
Misalnya, siklus terpendek Anda adalah 27 hari dan kurangi 18 hari. Maka hasilnya adalah hari 9 yang merupakan potensi hari subur pertama Anda. Selanjutnya, misalnya siklus terpanjang Anda adalah 30 hari dan kurangi 11 hari, maka hasilnya adalah hari ke 19. Hari 19 menandai hari terakhir potensi masa subur Anda. Jadi jika siklus menstruasi Anda adalah antara 27 sampai 30 hari, maka masa paling subur Anda adalah antara hari 9 sampai 19.
Anda hanya punya sekitar 6 hari tiap bulan, waktu Anda untuk mencoba hamil. 6 hari ini mencakup hari pertama saat sel telur Anda dilepaskan oleh ovarium Anda, biasa disebut dengan ovulasi, dan 5 hari sebelumnya. 6 hari ini menggambarkan waktu hidup sperma, yaitu 5 hari, dan waktu hidup sel telur, yaitu 24 jam setelah sel telur dilepaskan. Berhubungan seksual pada waktu tersebut merupakan kunci Anda untuk hamil.
Ciri-ciri Anda sedang ovulasi
Perhatikan tanda-tanda bahwa tubuh Anda siap untuk melakukan ovulasi atau melepaskan sel telur. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memeriksa suhu tubuh basal dan mukus atau lendir pada mulut rahim (serviks) Anda.
Suhu tubuh basal
Suhu tubuh basal merupakan suhu pertama tubuh Anda di pagi hari, sebelum Anda beranjak dari tempat tidur. Karena jika Anda beranjak dari tempat tidur dan mengukur suhu tubuh setelah itu, mungkin suhu tubuh berubah dan ini bukan merupakan suhu tubuh basal. Rata-rata suhu tubuh basal berkisar antara 35,5 – 36,6 C. Setelah tubuh Anda melepaskan sel telur, suhu akan naik sedikit, biasanya kurang dari satu derajat, dan akan tetap tinggi sampai periode menstruasi dimulai. Jika suhu Anda naik sedikit, sekitar 0,4-0,8 dari suhu biasanya, mungkin Anda sudah melepaskan sel telur dalam 12 sampai 24 jam terakhir, yang artinya Anda telah berovulasi. Jika Anda mencatat suhu tubuh pagi Anda setiap hari, Anda bisa melihat perubahan ini. Kemungkinan besar untuk hamil adalah 2 atau 3 hari sebelum sel telur Anda dilepaskan, dan kemudian 12 sampai 24 jam setelah itu.
Sebaiknya gunakan termometer basal tubuh. Termometer ini lebih sensitif daripada yang standar dan akan menunjukkan perubahan suhu yang lebih rendah beberapa derajat. Catat suhu tubuh pertama Anda setiap pagi, yaitu sebelum Anda beranjak dari tempat tidur. Sebaiknya taruh termometer di dekat tempat tidur Anda agar Anda lebih mudah menjangkaunya setiap pagi, karena pergerakan sedikit saja dapat mempengaruhi suhu tubuh Anda.
Perubahan pada cairan pada kelamin wanita
Salah satu metode yang bisa mengidentifikasi masa subur Anda adalah dengan melihat perubahan mukus serviks (mulut rahim), yang bisa dilihat sebagai cairan vagina. Hormon-hormon yang mengontrol siklus menstruasi juga mempengaruhi cairan ini. Tepat sebelum dan selama ovulasi, terjadi perubahan jumlah, warna, dan tekstur cairan vagina untuk membuat Anda lebih mudah hamil. Perubahan mukus, yaitu dari kering (saat menstruasi) ke lengket (mendekati ovulasi) ke basah, elastis, dan semi-transparan (selama ovulasi).
Karena ovarium Anda mempersiapkan diri untuk melepaskan sel telur, serviks Anda membuat lebih banyak lendir. Beberapa hari sebelum ovulasi, mungkin lengket dan berwarna keruh atau keputihan. Kemudian, tepat sebelum Anda ovulasi, lendir menjadi licin seperti putih telur. Tahap ini biasanya berlangsung 3 atau 4 hari, yaitu saat Anda memiliki kemungkinan besar untuk hamil.
Penulis: Arinda Veratamala
Tips Cepat Hamil - Jika Anda ingin cepat hamil setelah berhubungan seksual dengan pasangan Anda, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu kapan masa subur Anda. Nah, bagaimana sih caranya?
Cara menghitung masa subur wanita
Secara umum, masa subur wanita adalah saat masa ovulasi (ketika ovarium melepaskan sel telur), yaitu sekitar 12 sampai 14 hari sebelum periode menstruasi dimulai. Lima hari sebelum ovulasi merupakan masa paling subur wanita.
Karena periode menstruasi dan masa subur wanita berbeda-beda tiap individu, maka Anda harus menentukannya sendiri kapan waktu paling subur Anda. Sebagian besar wanita memiliki 28 hari siklus menstruasi, dari mulai hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi bulan berikutnya. Dan pada umumnya, rata-rata masa subur wanita adalah antara hari 10 sampai 17.
Untuk mengetahui masa subur, Anda harus menandakan siklus menstruasi Anda dan menghitung berapa lama hal tersebut berlangsung. Panjang siklus menstruasi Anda ditandai dari hari 1, yaitu hari pertama Anda haid, dan hari terakhir, yaitu hari sebelum periode menstruasi selanjutnya dimulai. Karena panjang siklus Anda dapat sedikit berbeda dari bulan ke bulan, sebaiknya Anda mencatatnya selama beberapa bulan untuk mengetahui rata-ratanya, setidaknya 8 bulan jika mungkin.
Setelah Anda mendapatkan rata-rata siklus menstruasi Anda, kurangi 18 hari dari siklus terpendek Anda. Ini adalah hari pertama Anda mungkin subur. Selanjutnya, kurangi 11 hari dari siklus terpanjang Anda. Ini adalah hari terakhir Anda mungkin subur. Berhubungan seks antara kedua tanggal ini akan memberikan kesempatan terbaik untuk hamil.
Baca Juga: Rahasia Mudah Dan Tips Mudah Untuk Cepat Hamil, Khusus Bagi Wanita Yang Susah Hamil
Misalnya, siklus terpendek Anda adalah 27 hari dan kurangi 18 hari. Maka hasilnya adalah hari 9 yang merupakan potensi hari subur pertama Anda. Selanjutnya, misalnya siklus terpanjang Anda adalah 30 hari dan kurangi 11 hari, maka hasilnya adalah hari ke 19. Hari 19 menandai hari terakhir potensi masa subur Anda. Jadi jika siklus menstruasi Anda adalah antara 27 sampai 30 hari, maka masa paling subur Anda adalah antara hari 9 sampai 19.
Anda hanya punya sekitar 6 hari tiap bulan, waktu Anda untuk mencoba hamil. 6 hari ini mencakup hari pertama saat sel telur Anda dilepaskan oleh ovarium Anda, biasa disebut dengan ovulasi, dan 5 hari sebelumnya. 6 hari ini menggambarkan waktu hidup sperma, yaitu 5 hari, dan waktu hidup sel telur, yaitu 24 jam setelah sel telur dilepaskan. Berhubungan seksual pada waktu tersebut merupakan kunci Anda untuk hamil.
Ciri-ciri Anda sedang ovulasi
Perhatikan tanda-tanda bahwa tubuh Anda siap untuk melakukan ovulasi atau melepaskan sel telur. Hal ini bisa dilakukan dengan cara memeriksa suhu tubuh basal dan mukus atau lendir pada mulut rahim (serviks) Anda.
Suhu tubuh basal
Suhu tubuh basal merupakan suhu pertama tubuh Anda di pagi hari, sebelum Anda beranjak dari tempat tidur. Karena jika Anda beranjak dari tempat tidur dan mengukur suhu tubuh setelah itu, mungkin suhu tubuh berubah dan ini bukan merupakan suhu tubuh basal. Rata-rata suhu tubuh basal berkisar antara 35,5 – 36,6 C. Setelah tubuh Anda melepaskan sel telur, suhu akan naik sedikit, biasanya kurang dari satu derajat, dan akan tetap tinggi sampai periode menstruasi dimulai. Jika suhu Anda naik sedikit, sekitar 0,4-0,8 dari suhu biasanya, mungkin Anda sudah melepaskan sel telur dalam 12 sampai 24 jam terakhir, yang artinya Anda telah berovulasi. Jika Anda mencatat suhu tubuh pagi Anda setiap hari, Anda bisa melihat perubahan ini. Kemungkinan besar untuk hamil adalah 2 atau 3 hari sebelum sel telur Anda dilepaskan, dan kemudian 12 sampai 24 jam setelah itu.
Sebaiknya gunakan termometer basal tubuh. Termometer ini lebih sensitif daripada yang standar dan akan menunjukkan perubahan suhu yang lebih rendah beberapa derajat. Catat suhu tubuh pertama Anda setiap pagi, yaitu sebelum Anda beranjak dari tempat tidur. Sebaiknya taruh termometer di dekat tempat tidur Anda agar Anda lebih mudah menjangkaunya setiap pagi, karena pergerakan sedikit saja dapat mempengaruhi suhu tubuh Anda.
Perubahan pada cairan pada kelamin wanita
Salah satu metode yang bisa mengidentifikasi masa subur Anda adalah dengan melihat perubahan mukus serviks (mulut rahim), yang bisa dilihat sebagai cairan vagina. Hormon-hormon yang mengontrol siklus menstruasi juga mempengaruhi cairan ini. Tepat sebelum dan selama ovulasi, terjadi perubahan jumlah, warna, dan tekstur cairan vagina untuk membuat Anda lebih mudah hamil. Perubahan mukus, yaitu dari kering (saat menstruasi) ke lengket (mendekati ovulasi) ke basah, elastis, dan semi-transparan (selama ovulasi).
Karena ovarium Anda mempersiapkan diri untuk melepaskan sel telur, serviks Anda membuat lebih banyak lendir. Beberapa hari sebelum ovulasi, mungkin lengket dan berwarna keruh atau keputihan. Kemudian, tepat sebelum Anda ovulasi, lendir menjadi licin seperti putih telur. Tahap ini biasanya berlangsung 3 atau 4 hari, yaitu saat Anda memiliki kemungkinan besar untuk hamil.
Penulis: Arinda Veratamala

Post a Comment