Dari Hasil Penelitian Ilmiah, Pria Banyak Mengkonsumsi Kunyit Dapat Mengakibatkan Mandul
loading...
Kesehatan Pria - Kegemukan telah kita ketahui mempengaruhi kesuburan baik pada wanita
maupun pria. Pada pria yang gemuk ditemukannya kadar hormon testosteron
yang rendah.
Kadar hormon testeosteron yang rendah ini mengganggu pembentukan
sperma dan juga dapat menyebabkan menurunnya gairah seksual. Selain itu,
gangguan ereksi juga banyak terjadi pada pria yang kegemukan.
Selain berat badan, ternyata kunyit juga dapat mempengaruhi kesuburan
pria. Kunyit (Curcuma Longa) telah diteliti memiliki efek antibakteri,
antivirus, antiradang dan antikanker.
Dalam berbagai penelitian telah ditemukan tidak membahayakan manusia.
Namun, dalam beberapa penelitian terbaru ditemukan bahwa kunyit dapat
mempengaruhi kesuburan pria.
Beberapa hal yang ditemukan adalah sebagai berikut:
- Pada sebuah penelitian di laboratorium, sperma yang diberikan cairan kunyit mengalami gangguan gerakan dan fungsi.
- Pada penelitian lain pada tikus, ditemukan bahwa konsumsi kunyit dalam jumlah besar mempengaruhi proses pembentukan dan pematangan sperma dan kadar hormon testosteron pria. Selain itu juga mempengaruhi kondisi organ-organ reproduksi pria menjadi kurang baik.
- Kunyit & Produktivitas Sperma
Konsumsi kunyit dalam dosis
tertentu pada tikus telah terbukti menurunkan level kolesterol yang
menyebabkan juga terganggunya proses pembentukan hormon yang penting
untuk pembentukan sperma. Hal ini menyebabkan terganggunya pembentukan
sperma dan bahkan dapat menyebabkan terhentinya pembentukan sperma.
Dari beberapa penelitian tersebut, ditemukan juga bahwa efek ini
tidak permanen. Artinya, ketika konsumsi kunyit dihentikan maka dalam
beberapa waktu, efek-efek tersebut akan menghilang.
Untuk itulah, Komisi Gabungan FAO (Food and Agriculture
Organization)/WHO (World Health Organization) mengenai zat tambahan
makanan menetapkan dosis yang diperbolehkan untuk konsumsi kunyit untuk
pria yang telah disetujui adalah 1-3 mg/kg berat badan setiap harinya.
Takaran inilah yang telah diteliti dan disetujui tidak akan memberi efek samping terhadap kesuburan pria. Edi Sumardi

Post a Comment