Handuk Harus Sering Dicuci, Agar Tidak Menjadi Sarang Kuman
loading...
Seputar Kesehatan - Salah satu fungsi handuk adalah untuk mengeringkan badan seusai mandi.
Lembab dan penuh kotoran membuatnya rentan ditumbuhi kuman jika tidak
sering-sering dicuci.
Ada berbagai jenis kotoran yang bisa
menempel di handuk. Mulai dari cairan urinal alias sisa-sisa kencing,
bercak kotoran manusia dari anus, hingga sel-sel kulit mati yang
menempel bersama bekas air mandi. Kotoran-kotoran ini sangat disukai
kuman.
Menurut pakar kesehatan, handuk sebaiknya segera dicuci
setelah dipakai maksimal tiga kali. Itu pun dengan syarat dalam 3 kali
pemakaian tersebut, handuk selalu dijemur hingga kering. Jika kondisinya
selalu lembab, maka harus lebih sering dicuci.
"Sebagian besar
sadar bahwa handuk menjijikkan. Dan Anda mungkin tidak cukup sering
mencucinya," kata Prof Philip Tierno, ahli mikrobiologi dari New York
school of Medicine, Jumat (18/12/2015).
Handuk
yang lembab akan dipenuhi oleh kuman, dan bisa menyebabkan infeksi saat
terjadi kontak dengan luka di permukaan kulit. Para pakar juga
mengingatkan bahwa bau tidak sedap yang tercium dari handuk adalah alarm
untuk sesegera mungkin mencucinya. Itu berarti handuk sudah penuh oleh
bakteri.
Setiap kali handuk digunakan, berbagai jenis kuman dari
permukaan tubuh akan berpindah ke handuk. Kuman-kuman itu akan tumbuh,
apalagi dengan diberi makan dengan kotoran-kotoran yang juga berasal
dari tubuh. (up/vit)

Post a Comment