Ini Cara Mudah Untuk Pisah Dengan Pasangan Tanpa Harus Membencinya
loading...
Tips Mudah Pisah Dengan Pasangan - Setiap hubungan suami istri pasti mengalami pasang surut.
Hal terpenting yang perlu diingat ketika terjadi persoalan adalah
perlunya mengungkapkan uneg-uneg masing-masing, dalam bentuk komunikasi
efektif. Artinya, setiap permasalah seharusnya dapat diselesaikan
berdua.
Misalnya dengan bicara dari hati ke hati, sebagai salah
satu cara terbaik. Mungkin sulit, karena kekhawatiran akan perpisahan
bisa menghambat salah satu atau kedua pihak mengunigkapkan isi hatinya.
Dialog terbuka tanpa menyalahkan siapapun juga bisa menjadi jalan
terbaik untuk mengakhiri konflik suatu hubungan.
Namun, bagaimana
jika segala cara telah diupayakan tetapi hubungan tetap tidak bisa
berjalan dengan baik lagi? Kemudian kedua pihak, baik suami dan istri,
telah mencapai kesepakatan yang satu suara, yakni berpisah. Ya, memang
terkadang ada hubungan yang terlanjur rusak dan tidak bisa diperbaiki
lagi. Jika hal ini telah terjadi pada Anda, yang dapat Anda lakukan
hanya berdiri tergak lagi dan melanjutkan hidup. Sulit, mungkin. Tapi
pasti bisa.
Berikut Ini Cara Mudah Untuk Pisah Dengan Pasangan Tanpa Harus Membencinya:
Berusaha untuk tetap berkomunikasi dengan baik
Ya, pastii ada ganjalan berupa rasa kesal dalam diri Anda setelah
bercerai. Hingga Anda enggan berkomunikasi lagi dengan mantan. Namun,
pernikahan adalah sesuatu yang melibatkan begitu banyak pihak, apalagi
jika sudah memiliki anak. Jadi, biasanya akan selalu ada masalah yang
harus diselesaikan. Akan lebih mudah jika Anda bisa menjaga komunikasi
dengannya.
Namun ingat, berkomunikasilah dengan profesional. Anda
harus ikhlas membiarkannya pergi. Seperti Anda, ia juga perlu menjalani
hidupnya sendiri.
Berupaya untuk memahami sebabnya
Bila Anda
mengetahui persis sebab berakhirnya hubungan Anda dengan pasangan,
artinya tak ada masalah yang disimpan dalam hati dan tidak dikemukakan
sejak sebelum berpisah, Anda akan lebih mudah mengatasi perceraian
tersebut. Anda akan lebih susah melangkah maju, jika masih ada hal yang
mengganjal, dan Anda sendiri tidak mengerti penyebabnya. Lagi pula, ini
juga akan menjadi pelajaran penting bagi Anda dan si mantan. Jika
nantinya akan memulai hubungan baru di masa depan. Ya, agar kesalahan
lama tidak lagi terulang.
Stop menyalahkan diri sendiri
Yang terjadi, ya
sudah terjadi. Anda tidak akan bisa kembali ke belakang. Lebih baik
fokus memikirkan masa depan, daripada harus menyesali masa lalu.
Pergi dan temui teman-teman
Jangan mengurung
diri di rumah, pasca perpisahan. Memang, Anda pasti akan membutuhkan
waktu untuk sendirian dan berduka. Namun Anda harus ingat bahwa masih
banyak teman yang menyayangi Anda. Pergilah temui mereka dan luapkan
perasaan sedih itu tapi jangan sampai membuat mereka jenuh dan bosan,
ya, karena masalah Anda.
Bersikap praktis
Setelah kejadian perpisahan,
jangan campur adukkan trauma emosional yang dialami dengan hal-hal
praktis lainnya. Sebab, jika Anda melakukannya, pengaruhnya akan
merembet ke mana-mana tanpa bisa dikendalikan. Contohnya; tidak dapat
mengendalikan perasaan di tempat kerja, atau saat berhadapan dengan
Anak.
Jangan membuat perubahan formal
Bila pasangan
meninggalkan Anda, itu berarti Anda sekarang memiliki banyak waktu luang
di akhir pekan. Jangan terlalu bersedih hati dengan mengurung diri di
rumah. Berusahalah untuk tetap berpikir jernih supaya segalanya tetap
terarah.
Legowo dan terus melangkah
Kadang Anda harus
menerima kenyataan yang tak dapat dielakkan. Semakin cepat Anda menerima
titik akhir suatu hubungan, semakin cepat pula Anda melepaskan diri
dari persoalan tersebut.
Istirahat sejenak
Kadang, Anda perlu berhenti
sejenak dengan bepergian satu dua hari ke suatu tempat untuk merenungkan
kembali hubungan yang telah berakhir tersebut. Niscaya Anda akan
menemukan banyak pelajaran yang bisa dipetik untuk langkah selanjutnya.
Buat daftar
Tulislah semua hal baik yang telah
Anda lakukan bersama. Ingat, tidak satupun kebajikan tersebut yang
lepas dari peran Anda. Rayakan hal-hal baik.
Anda tidak sendirian
Bacalah kisah-kisah
perceraian, atau bagaimana orang lain mampu bangkit lagi usai perpisahan
yang tidak terelakkan. Dengan demikian, Anda akan merasa bahwa orang
lain juga pernah merasakan yang kini Anda alami. Karena itu Anda tidak
sendirian. Sah-sah saja bila Anda mencari penghiburan dari kisah orang
lain, yang pernah mengalami hal serupa. Yasmina Hasni

Post a Comment