Manfaat Dari Ibu Menyusi Yaitu: Sang Ibu Dapat Mengurangi Penyakit Diabetes dan Kanker
loading...
Info Ibu Hamil - Banyak manfaat menyusui si kecil bagi ibu misalnya saja mempercepat
penurunan berat badan serta mencegah depresi. Nah, baru-baru ini, dua
buah studi menambah deretan manfaat menyusui bagi ibu yakni mengurangi
risiko diabetes dan kanker.
Sebuah penelitian yang diterbitkan
pekan ini di Annals of Internal Medicine mengamati 1.035 wanita yang
mengalami diabetes gestational selama hamil yang terkait dengan
peningkatan risiko diabetes tipe 2 pasca kehamilan. Dalam studi ini,
diketahui bahwa wanita yang menyusui anaknya pasca melahirkan memiliki
kemungkinan terkena diabetes tipe 2 setelahnya.
Para penulis
studi menjelaskan bahwa menyusui bisa meningkatkan sensitivitas insulin
dan metabolisme sehingga penyerapan glukosa ke sel darah meningkat dan
risiko diabetes pun menurun. Selain itu, peneliti menemukan wanita yang
menyusui dengan intensitas lebih tinggi dan waktu yang lebih lama,
berisiko rendah terkena diabetes tipe 2 bahkan setelah dua tahun
melahirkan.
Sementara, studi lain yang dipublikasikan bulan lalu
di Annals of Oncology menemukan wanita yang menyusui memiliki risiko
lebih rendah terkena beberapa jenis kanker payudara. Untuk studi ini,
peneliti melihat kompilasi 27 penelitian medis guna melihat seberapa
sering wanita yang menyusui memiliki risiko terkena beberapa jenis
kanker payudara.
"Kami
menemukan bahwa wanita yang menyusui berisiko 20 persen lebih rendah
mengembangkan kanker payudara 'triple negative', bentuk kanker yang
tidak memiliki penanda hormon umum seperti reseptor estrogen, reseptor
progesteron, dan human epidermal growth factor receptor 2 (HER2)," kata
penulis studi dalam laporannya.
Penulis senior studi kanker dan
direktur pendekatan kesehatan payudara di Lankenau Medical Center,
Philadelphia, dr Marisa Weiss mengatakan para peneliti masih tidak yakin
bagaimana menyusui bisa melindungi wanita dari risiko kanker payudara.
Tapi, banyak pakar berteori bahwa payudara sebenarnya tidak sepenuhnya
berkembang sampai ia menyusui.
"Diibaratkan payudara belum
'matang' sehingga dibutuhkan kehamilan penuh di mana akhirnya 'payudara'
berkembang dan matang sampai mampu memproduksi ASI. Minimal, dengan
studi tersebut, bisa menekankan pada masyarakat bahwa manfaat menyusui
tak hanya dirasakan oleh anak tapi juga oleh ibu," kata Weiss kepada ABC News.
Sementara,
dr Marjorie Greenfield, profesor kebidanan dan ginekologi di University
Hospitals Case Medical Center, Cleveland, Ohio menuturkan studi ini
bisa membantu wanita dalam menentukan pilihannya. Terutama, bagi mereka
yang mengalami obesitas dan diabetes gestational saat hamil. dr
Greendfield juga menekankan penting adanya dukungan bagi ibu menyusui
pasca melahirkan.
American Academy of Pediatrics (AAP)
merekomendasikan setidaknya ibu menyusui selama enam bulan alias ASI
eksklusif. AAP juga mencatat vahwa setiap satu tahun menyusui bisa
menurunkan risiko kanker payudara sampai 4,3 persen. - Detik

Post a Comment