Header Ads

Tips Melindungi Kulit Wajah Dari Bahaya Sinar Ultraviolet

loading...
Melindungi Kulit Wajah, Ultaviolet, Cream Matahari
Tips Gaya Hidup - Banyak menghabiskan waktu di luar memperbesar resiko kulit Anda terpapar sinar matahari karena sinarnya mengandung radiasi ultraviolet yang merusak kulit, serta merupakan penyebab utama kanker kulit. Kanker kulit sendiri dapat dihindari dan disembuhkan jika dideteksi sejak dini.

Ada dua jenis radiasi ultraviolet, yaitu tipe A (UVA) dan tipe B (UVB). UVB dapat membuat kulit terbakar dan dapat memicu sel kanker kulit basal dan squamous serta melanoma.

Sementara radiasi UVA menembus kulit ke lapisan lebih dalam dan memicu keriput dan penuaan kulit lebih dini. Dokter dan peneliti sedang meneliti peran UVA sebagai penyebab kanker kulit.

Orang yang berpeluang terserang kanker kulit adalah yang tinggal di wilayah dataran tinggi atau yang sering terpapar sinar matahari setahun penuh, dan juga mereka yang menghabiskan waktu lebih banyak di luar.

Mereka yang berkulit putih kurang memiliki perlindungan dari radiasi ultraviolet, sehingga lebih mudah terkena kanker kulit.

Agar terhindar dari kanker kulit, meski Anda kerap beraktivitas di luar, jangan lupa gunakan broad spektrum sunscreen atau sunblock yang melindungi Anda dari sinar matahari yang dapat melindungi Anda dari radiasi UVA dan UVB dan juga tahan air dengan SPF 30 atau lebih. Gunakan pada bagian kulit yang akan terpapar sinar matahari 15-30 menit sebelum keluar, dan gunakan kembali 2 jam sekali jika Anda berenang atau berkeringat. Gunakan juga lip balm atau lipstik yang mengandung tabir surya dengan SPF minimal 30.

Krim tabir surya cocok untuk kulit yang kering sedangkan yang berbentuk gel cocok untuk kepala dan bagian yang berbulu. Sebisa mungkin hindari tabir surya semprot karena tidak menempel dengan baik pada kulit. Periksa tabir surya Anda agar belum kadaluarsa.

Beberapa tips lain terkait paparan radiasi ultraviolet adalah sebagai berikut.
  • Berhati-hati jika berada di sekitar air, salju atau pasir karena permukaan ini memantulkan cahaya matahari yang memicu kulit terbakar.
  • Sebisa mungkin hindari paparan sinar matahari antara jam 10 pagi hingga jam 4 sore karena matahari sedang panas-panasnya.
  • Lindungi seluruh bagian tubuh Anda sebisa mungkin, dan jika bisa gunakan bahan pakaian dengan pelindung cahaya matahari, jangan lupa pakai kacamata yang dapat menyerap sinar ultraviolet.
  • Perhatikan indeks ultraviolet pada prakiraan cuaca. Indeks berskala 1-10+ ini menentukan paparan radiasi ultraviolet. Jika lebih dari 10, sebaiknya berada di rumah.
  • Beberapa obat-obatan dapat membuat Anda lebih sensitif pada cahaya matahari seperti antibiotik, anti radang, anti jamur, pengobatan darah tinggi dan kemoterapi.
  • Jangan mengandalkan matahari untuk mendapatkan Vitamin D karena sumbernya beragam dari makanan dan suplemen vitamin yang tepat.
  • Hindari tanning atau menggunakan lampu matahari.
  • Periksa kulit Anda secara rutin untuk membantu mendeteksi kanker kulit sejak dini saat masih dapat disembuhkan. Periksa di depan cermin besar di ruangan bercahaya dan minta bantuan orang lain untuk memeriksa kepala dan bagian belakang.
  • Dengan melanoma, tanda pertama seringkali muncul dalam perubahan ukuran, bentuk atau warna dari tahi lalat yang sudah ada.
  • Perhatikan bentuk tahi lalat atau titik pada kulit yang dapat menjadi tanda kanker kulit tanda-tandanya adalah asimetris, dengan sisi-sisi yang kasar, tidak halus dan tidak jelas dan juga berwarna tidak biasanya. Selain itu diameternya biasanya lebih besar dari 6 milimeter dan membesar serta berubah-ubah ukuran, bentuk, warna, tekstur. Yang membahayakan adalah, melanoma biasanya tidak memicu rasa sakit.
  • Jika Anda memiliki resiko besar terkena kanker kulit, lebih baik periksa ke dermatologis setahun sekali.
Diberdayakan oleh Blogger.